Rabu, 07 Januari 2015

Ziarah Kubur

Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Setelah kehidupan di dunia, setiap manusia akan memasuki alam kubur. Dalam alam kubur ini setiap manusia akan menerima pembalasan amal perbuatan yang telah dikerjakan sebelumnya di dunia sampai hari kiamat. Orang yang dalam dunia banyak melakukan perbuatan buruk akan mendapat siksa kubur dan orang yang banyak melakukan kebaikan akan mendapatkan nikmat kubur.
Setiap orang pasti ingin dimasukkan orang-orang yang mendapatkan kebaikan di dunia maupun di dalam kuburnya. Untuk meraihnya kita perlu melihat contoh dari para pendahulu yaitu dari para Nabi yang menyampaikan risalah ketuhanan pada manusia, yang kemudian dilanjutkan oleh para wali sebagai penerusnya. Mereka itulah orang-orang yang dipilih Allah SWT untuk menjadi orang-orang dekat-Nya. Dimana mereka membacakan ayat-ayat Allah SWT baik ayat yang tersurat maupun yang tersirat dalam kehidupan, mensucikan  hati dan jiwa dari sifat-sifat sombong, iri, aniaya, dst, mengajarkan hikmah dari perjalanan hidup, serta memberikan banyak pelajaran yang sebelumnya belum diketahui oleh masyarakat. Mereka tidak meminta upah dalam menyampaikan risalah Allah SWT melainkan hanya kasih sayang dan hubungan kekeluargaan serta keridhoan Allah yang diharapkan. 
Orang-orang yang terpilih tersebut diberikan Allah SWT keberkahan dimana saja mereka berada, serta kesejahteraan baik ketika mereka dilahirkan, diwafatkan hingga dibangkitkan hidup kembali. Dalam hal ini, tidak heran jika banyak orang yang datang berziarah kubur selain mereka mendo’akan mereka juga berharap keberkahan tersebut.

Tidak ada komentar: