Allah lah yang mengadakan awan, yang kemudian dia mengumpulkan awan dan dijadikannya bertindih-tindih. Dijadikannya kilat untuk menimbulkan kekawatiran dan harapan. Hampir-hampir kilauan kilat itu menghilangkan penglihatan mata. Dari situlah akan keluar air hujan dan dengan air hujan itu akan dihidupkannya bumi sesudah matinya. Itulah bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.


Jika diibaratkan awan adalah masalah, maka Allah lah yang mendatangkan masalah dalam kehidupan kita, kemudian karena ketidakfahaman kita hingga masalah itu menimbulkan masalah-masalah baru, dan akhirnya menumpuk dan menumpuk. Disitulah akan muncul benturan-benturan dalam perjalanan kehidupan yang membuat goyangnya keimanan, bahkan hampir-hampir gelap mata karena begitu beratnya permasalahan yang dihadapi. Bagi orang yang ada secercah iman dalam hatinya, maka iman itu akan menuntun dirinya utuk kembali pada Tuhannya, disitulah awal dari kepasrahan dan penyerahan diri pada Tuhannya, hingga dia bisa memurnikan ketaatan karena merasa tidak akan mungkin mendapat jalan keluar tanpa pertolongan-Nya. Dan setelah pertolongan Allah itu datang, di situlah awal peruba
han dalam diri seseorang. Munculah harapan orang tersebut akan menjadi orang yang lebih baik yang akan menghiasi bumi dengan perbuatan-perbuatan baik.Dan bagi orang yang tidak mau kembali pada Tuhannya, maka dia akan selalu berpaling dan berpaling, hingga dia tersesat sejauh-jauhnya dan tidak akan mungkin bisa kembali tanpa pertolongan Tuhannya.
Dari situ, perlu adanya sikap optimis dalam diri kita, bahwa setiap permasalah yang kita hadapi jika kita kembalikan pada Tuhan kita, disitulah jalan kita untuk berubah menjadi lebih baik lebih baik. Perlu adanya sikap optimis; bahwa
- Setiap penyakit yang kita derita itulah jalan untuk mendapatkan ampunan Allah
- Setiap ejekan, sikap tidak simpatik, dan kedholiman yang ditujukan pada kita, itulah jalan akan dikabulkannya do'a-do'a kita.
- Dan setiap kegagalan yang kita alami, itulah jalan untuk mendapatkan ilmu yang menghantar kita menuju keberhasilan.